FmD4FRX3FmXvDZXvGZT3FRFgNBP1w326w3z1NBMhNV5=

Iklan

Your Ads Here
items

Organisasi sebagai Pahlawan Demokrasi itu Bernama Bawaslu

 


Dalam sebuah acara podcast, seorang politikus kawakan Indonesia, Fahri Hamzah, menerangkan dengan gamblang dana kampanye paslon Capres-Cawapres capai 2 triliun. Dahsyat! uang yang cukup untuk hidup sebanyak 130 orang dari usia 0-70 tahun dengan besaran sehari Rp 5 Juta, tidak percaya hitung saja.

 

Demokrasi menjadi krusial melihat pertarungan yang sengit untuk memperebutkan pucuk kekuasaan di negeri Indonesia. 2024 menjadi tahun pemilu yang ke-5 pemilihan langsung. Untuk itu, saya merapat untuk mengawal demokrasi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

 

Pada Selasa, 30 Januari 2024, Bawaslu Kabupaten Brebes menyelenggarakan pertemuan yang dihadiri oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan di ruang sidang Bawaslu Kabupaten Brebes.

 

Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk membahas kesiapan Bawaslu dalam menghadapi potensi perselisihan hasil Pemilihan Umum. Kehadiran langsung Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Trio Pahlevi, Koordinator Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Pelatihan, Rudi Raharjo, serta Koordinator Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Karnodo, menegaskan komitmen dalam memperkuat organisasi dan memberikan arahan yang jelas kepada pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) untuk mencegah permasalahan pada saat hari pemungutan suara.

 

Dalam sambutannya, Pak Trio Pahlevi menegaskan pentingnya memperkuat kembali organisasi Bawaslu baik dari segi keterampilan maupun administrasi.

 

Arahan yang diberikan kepada PTPS menjadi penting untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara.

 

Salah satu fokus pembahasan dalam rapat adalah potensi masalah yang mungkin timbul di TPS, seperti pembuatan dan pengisian form A dan form F, logistik pemilu, proses pemungutan suara, dan perhitungan suara. Kehadiran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dalam mengawasi proses pengisian form A dan form F di TPS menjadi krusial, karena data yang tertata dengan baik dapat menjadi alat yang efektif dalam mengatasi potensi perselisihan hasil pemilihan umum di masa mendatang.

 

Peran PTPS menjadi sangat penting dalam menjaga integritas dan keamanan proses pemilihan umum. Mereka bertanggung jawab untuk mencegah pelanggaran, memastikan prosedur pemungutan suara berjalan lancar, serta menjaga kepercayaan publik terhadap hasil pemilihan.

 

Dengan pemahaman yang baik atas tugas mereka, PTPS diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjalankan demokrasi yang berkualitas.

 

Momentum pertemuan ini menjadi kesempatan emas bagi Bawaslu untuk mengajak PTPS berkolaborasi secara lebih erat dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan umum.

 

Pengetahuan dan inovasi yang disampaikan harus mudah dipahami dan diterapkan oleh PTPS, sebagai ujung tombak dari kerja Bawaslu dalam mengawal demokrasi di tingkat akar rumpun.

 

Dengan komitmen dan kerjasama yang kuat antara Bawaslu dan PTPS, diharapkan perselisihan hasil pemilihan umum dapat diminimalisir, dan proses demokratis dapat berjalan dengan lancar dan adil di tempat pemungutan suara.


Penulis : Ardani

0/Post a Comment/Comments

73745675015091643

Recent

Your Ads Here